Refreshing di Gunung Galunggung

 

view
view

Lama sekali tidak meng-update blog saya ini karena banyak sekali tugas-tugas yang harus saya selesesaikan sebelum deadline, dan laporan-laporan praktikum yang tidak kalah harus segera diselasaikan. Biasanya dosen memang suka seperti itu jika minggu-minggu ujian akan tiba dengan tujuan untuk menambah nilai jika nilai ujian nanti kurang.

Setelah minggu-minggu yang sibuk itu pun saya diberi waktu sekitar dua minggu untuk persiapan menghadapi ujian, biasanya waktu tersebut sering disebut sebagai minggu tenang. Selama minggu tenang itu, seminggu lebih saya habiskan di Yogyakarta dan sisanya di kampung halaman saya, Tasikmalaya. Sebagian banyak waktu saya habiskan untuk belajar, mengulang kembali materi-materi yang sudah diberikan dan mengerjakan latihan-latihan soal yang ada pada handbook. Dan pada hari terakhir saya berada di Tasikmalaya, saya berinisiatif untuk pergi ke Gunung Galunggung. Gunung Galunggung merupakan tempat yang cukup dikenal di daerah Tasikmalaya khususnya sebagai tempat pariwisata, Gunung Galunggung menawarkan pemandian air hangat dan pemandangan-pemandangan yang sangat indah untuk dilihat. Saya akan berbagi pengalaman saya ketika saya di Gunung Galunggung tersebut.

Sekitar pukul 09.00 WIB saya berangkat menuju Gunung Galunggung. Perjalanan yang ditempuh tidak terlalu melelahkan karena hanya memakan waktu sekitar empat puluh lima menit selama perjalanan dari rumah saya. Sesampainya di Gunung Galunggung, rasanya saya ingin sekali untuk ke puncaknya terlebih dahulu untuk melihat kawah Gunung Galunggung sebelum merasakan nikmatnya pemandian air hangat. Separuh perjalanan menuju kpuncak dapat dijangkau oleh kendaraan akan tetapi separuhnya lagi harus ditempuh dengan berjalan kaki dengan melewati tangga yang cukup tinggi. Banyak sekali ternyata orang-orang yang berminat untuk melihat pemandangan dari puncak Gunung Galunggung pada hari itu dan tidak ada satu pun dari mereka termasuk saya yang menaiki tangga menuju puncak tanpa berhenti sejenak untuk sekedar beristirahat. Panjang dan melelahkan memang. Akan tetapi, rasa lelah itu terasa sirna ketika sampai diatas sana. Alasan pertama memang “akhirnya sampai juga”, tetapi selain itu juga pemandangan di atas sana luar biasa indah. Dari atas sana saya dapat melihat kota Tasikmalaya yang terhampar luas. Bahkan mungkin jangkauan penglihatan saya lebih dari sekedar kota Tasikmalaya, ciamis dan mungkin kota-kota yang lain.

 

Author: Irman

Irman Rostaman. Asal Tasikmalaya, pendidikan terakhir S1 Teknik Fisika UGM. Sekarang bekerja sebagai Instrument Superintendent di PT. Sinar Tambang Arthalestari (Semen Bima). Sebelumnya sempat menjadi Instrument Engineer di PT. Cemindo Gemilang (Semen Merah Putih). Karena sering lupa, blog ini saya buat sebagai tools pengingat lupa. Mudah-mudahan bernilai lebih sehingga bisa berbagi pengetahuan dan bisa mengingatkan yang lupa :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s